Rabu, 05 Oktober 2011

Where did you go, Tinus?

Pagi itu begitu random sehingga gue juga buka2 grup FB secara random.

Mendadak di sebuah grup mata gue tertuju pada sebuah berita bahwa seorang anggota grup diketahui menghilang dari rumah.

HELL WHAT?

Orang itu gue ketahui sebagai anggota pertama yg dari Depok yg gue kenal pertama kali. Pengen sih ketemuan... Apalah daya susah membagi waktu. Lagi2, jam kuliah tak mau diajak kompromi.

Berita pertama masih logis : Ia menghilang karena keasyikan main game online (PB, to be spesific).
Perkembangannya malah jadi beyond belief karena melibatkan paranormal segala.

Intermezzo : Dear Okezone, harap saring berita dengan lebih benar lagi. Jangan semua berita dari kontributor kalian post di web secara sembrono karena akan memicu gosip dan cap alay pada kalian.
Dear kontributor berita yg menulis berita tentang "kata paranormal", lebih baik anda mencoba untuk hidup lebih modern dan gaul. Anda sudah mengaku sebagai "kontributor tidak berkualitas" dengan berita anda itu.

Okay kembali ke topik.
Kemudian muncul berita lagi yg menyebutkan anggota grup ini kabur karena dibilang "culun" (di-bully? Entahlah). Gue sempat berpikir berita tersebut salah sampai salah satu teman sekolahnya (yg gue kenal di komunitas lain... Benar2 dunia sudah sempit) memberi pernyataan bahwa dia memang ada problem di sekolahnya, dan ya pelariannya ke game online

Dari sini gue mikir.
Gue, waktu SMP ga punya temen deket... Sempet kabur ke game online, tapi ga sampe nginep or kabur berhari2 dari rumah, paling pulang sore aja.
Lalu... Waktu SMA, 3 tahun gue di-bully oleh cowok berinisial FF dan gengnya hanya karena gue ga suka dengan geng tersebut. But well, gue ga pernah kabur dari sekolah karenanya. Gue coba buat bertahan, karena... Well i have close friends.

Apakah di sekolah anak itu dia tidak punya teman dekat sehingga dia hanya bisa melampiaskan perasaannya pada game online? Entahlah. Ini hanya hipotesis yg gue rumuskan sendiri, dengan kemampuan yg benar2 seadanya. Jujur gue juga kurang dekat dengan anak itu, maka gue juga ga bisa bicara lebih banyak... But well, at least gue bisa bilang begini :

Dear Tinus,
Jika memang benar anda memiliki problem, janganlah kabur darinya. Hadapi! Karena dengan cara itulah orang akan melihat seberapa hebat dirimu. Terbukti kan, jika kabur malah nambah masalah?

Semoga kasus ini menjadi pelajaran bagi semua pembaca.

posted from Bloggeroid

0 Commengs:

Poskan Komentar